Disebut ”Badui Luar” karena mereka telah melanggar adat istiadat Badui Dalam. Kalau Badui Dalam menggunakan lilin buatan sendiri untuk penerangan, lain halnya dengan Badui Luar. Mereka sudah menggunakan lampu minyak. Begitu juga dengan peralatan elektronik. Ada beberapa orang dari masyarakat disana yang sudah menggunakannya.
Meskipun begitu, mereka tetap harus berhati-hati. Sebab, dalam setahun dua kali diadakan pemeriksaan mendadak oleh tokoh adat. Jika ketahuan, alat-alat elektronik itu akan disita. Lalu, diberikan kepada penduduk di luar.
berani.co.id
No comments:
Post a Comment